Kisah Diangkatnya Nabi Idris As Ke Langit
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kisah Diangkatnya Nabi Idris As Ke Langit - Diceritakan oleh 'Abdullah Bin Suhas bahwa Nabi Idris As biasa berpergian dari kota ke kota yang digunakan untuk berpuasa. Ketika malam hari, Nabi Idris biasa berhenti dan dia diberi rezeki di tempat itu.

Pada suatu ketika Malaikat Izroil ingin bertemu dengan Nabi Idris As dan setelah mendapatkan izin dari Allah, kemudian Malaikat Izroil datang ke tempat Nabi Idris As dan berkata, "Aku ingin berada di tempatmu." Nabi Idris As menyetujuinya. Kemudian mereka menjadi teman dan selalu bersama untuk waktu yang lama.

Nabi Idris As biasa mengundang Malaikat Izroil untuk makan bersamanya, tetapi dia berkata, "Aku tidak membutuhkan makanan," dan tetap sibuk dalam beribadah. Nabi Idris As terbiasa tidur karena kelelahan tetapi Malaikat Izroil tidak malas ataupun lelah, dia juga tidak tidur.

Dengan cara ini beberapa hari berlalu sampai suatu hari mereka melewati kebun buah anggur dan buahnya sudah matang. Malaikat Izroil bertanya kepada Nabi Idris As "Apakah mereka harus mengambil sebagian anggur dan berbuka puasa". Nabi Idris As menjawab, "Maha Suci Allah, aku mengundang kamu untuk makan dari bagian rezekiku dan kamu menolak. Dan sekarang kamu mengundang aku untuk makan anggur orang lain tanpa izin mereka. Kamu telah membalas pertemananku dengan cara yang baik. Katakan siapa kamu? "Dia menjawab," Aku adalah Malaikat Maut. "

Nabi Idris As berkata," Aku punya satu permintaan darimu. "Malaikat Maut bertanya kepadanya apa itu. Nabi Idris As berkata, "Aku harap kamu membawaku ke langit." Malaikat Maut meminta izin kepada Allah SWT, setelah mendapatkan izin Malaikat Izroil mendudukkannya di atas sayapnya dan membawanya ke langit.

Nabi Idris As berkata, "Aku punya satu keinginan lagi. Aku telah mendengar bahwa kematian itu sangat sakit, jadi aku ingin merasakannya untuk memastikan bahwa rasanya seperti yang aku dengar. "Malaikat Izroil meminta izin Allah SWT. Kemudian dia menahan napas Nabi Idris As untuk beberapa saat kemudian melepaskan tangannya dan bertanya pada Nabi Idris As "bagaimana rasanya? "

Nabi Idris As menjawab, "Sangat sakit, lebih sakit dari apa yang aku dengar." Kemudian Nabi Idris As berkata, "Aku memiliki satu keinginan lagi. Aku ingin melihat api Neraka. "Malaikat Izroil memerintahkan penjaga Neraka untuk membuka pintu. Ketika Nabi Idris As melihatnya, dia jatuh pingsan.

Ketika dia sadar kembali, dia berkata, "Aku punya satu permintaan lagi. Aku ingin melihat surga. "Malaikat Maut meminta izin dari penjaga Surga dan Nabi Idris As memasukinya dan berkata," Wahai Malaikat Maut sekarang aku tidak akan keluar darinya. Allah SWT telah berfirman bahwa setiap jiwa akan merasakan kematian yang telah aku rasakan dan Allah SWT telah berfirman bahwa tidak ada seorang pun yang tidak akan mendekati Neraka dan aku telah melihatnya dan tentang surga dikatakan bahwa orang-orang surga akan tetap tinggal selamanya. "

Mungkin cukup sekian Kisah  yang dapat saya bagikan. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah tersebut. Jangan lupa juga untuk membaca Kisah Nabi Idris As. Terimakasih Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Penulis : Sainah

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama