Penjelasan Tentang DNS dan Cara Kerjanya
Assalamualaikum Sahabat Blogger.
Penjelasan Tentang DNS dan Cara Kerjanya - Semua sumber daya internet seperti laptop, perangkat seluler dan server yang meng-host untuk konten ke semua situs web, mengidentifikasi dan berkomunikasi satu sama lain menggunakan alamat IP. Alamat IP adalah sekumpulan angka unik yang dapat dipahami dan diproses dengan mudah oleh komputer. Namun, saat berselancar anda tidak perlu tahu dan mengingat alamat IP ini untuk setiap situs web yang ingin anda kunjungi. Anda hanya perlu memasukkan nama domain untuk situs web yang ingin anda kunjungi seperti masputro.com, dan situs tersebut akan terakses, berkat DNS. Mempelajari konsep DNS mendasar akan membantu anda memahami apa yang terjadi di balik layar.

Pengertian DNS

Domain Name System  ( DNS ) adalah lapisan aplikasi TCP / IP protocol suite yang mengimplementasikan layanan penamaan yang digunakan di Internet. DNS memetakan atau menerjemahkan nama domain yang ramah untuk manusia ( masputro.com ) ke alamat IP numerik yang ramah untuk komputer ( seperti 127.168.10.117 ), ini juga memungkinkan pengguna untuk terhubung ke situs web yang benar.

Data DNS menyimpan rincian tentang host web, pendaftar domain, penghemat nama dan alamat aktif, dan disimpan di server nama ( server DNS ). Ketika mesin lokal anda mengirim permintaan untuk komputer tertentu, server akan mengambil dan merespons dengan informasi mengenai IP yang cocok.

DNS beroperasi seperti buku telepon yang memelihara registri yang didistribusikan secara global yang mengelola pemetaan antara nama ( nama host ) dan angka ( alamat IP ).

Jenis-jenis Server DNS

Ada 3 ( tiga ) jenis utama server nama yaitu :

1. Server Nama Resmi

Layanan DNS resmi menyediakan jawaban asli dan pasti untuk pertanyaan DNS seperti situs web atau alamat IP. Ini berisi database dari semua data yang terkait dengan domain yang diberikan dan merupakan otoritas final atas suatu domain. Ada tiga kelas server DNS otoritatif :
  • Server Nama Utama ( Master ) - Menyimpan salinan utama dari semua data domain, dan merupakan titik referensi utama untuk permintaan DNS yang relevan. Pembaruan tentang domain dilakukan dari database ini.
  • Slave Name Server - Server DNS primer berbagi bebannya dan mendelegasikan wewenangnya ke server slave untuk meningkatkan ketersediaan jika terjadi kegagalan atau kerusakan. Sederhananya, server slave adalah cadangan untuk server utama. Itu bergantung pada mekanisme protokol DNS otomatis khusus untuk mendapatkan pembaruan.
  • Root Name Server - Langkah pertama nama domain di terjemahkan ke IP. Root server mengekstrak TLD ( Top Level Domain ) dari permintaan DNS ( seperti .com, .org, dan lain sebagainya ). Kemudian mengembalikan detail untuk namespace dan mengalihkan permintaan ke server nama TLD yang relevan.

2. Rekursif / Caching - Hanya DNS Server

Server Caching menerima permintaan DNS rekursif dari klien, melacak nama domain ke IP, dan mengembalikan IP yang benar ke klien. Dan itu tidak memiliki data DNS apa pun, tetapi memiliki akses ke semua catatan DNS publik. Itu juga memelihara cache jawaban untuk permintaan terbaru untuk meningkatkan kecepatan resolusi DNS.

3. Meneruskan Server DNS

Seperti namanya, server ini mengirimkan permintaan DNS ke server eksternal lain untuk penyelesaian. Ini juga menyediakan cache DNS lokal, yang memungkinkan resolusi di luar situs, mengurangi waktu respons. Selain itu, ia menawarkan fleksibilitas dalam mendefinisikan ruang domain lokal anda dengan memisahkan dan meneruskan permintaan internal dan eksternal ke server yang berbeda.

Resolusi dan Caching DNS

Resolusi DNS adalah proses pemetaan nama domain ke alamat IP mereka, dan dimulai ketika program lokal seperti browser perlu menghubungi sumber  di Internet. Browser mencari bantuan dari klien DNS. Klien DNS mengirimkan kueri ke server DNS, jaringan server terdistribusi dan hierarkis yang memetakan permintaan ke IP-nya, dan mengirimkan kembali alamat IP ke mesin pencari.

Server DNS khusus tidak memiliki detail untuk semua domain di dunia, tetapi dapat menavigasi hierarki untuk menemukan server nama otoritatif spesifik dengan pemetaan untuk domain yang diminta.

Selama proses perutean resolusi ini, setiap server DNS dan browser akan menyimpan respons di mana respons akan diambil tanpa menanyakan server asli jika ada permintaan yang serupa. Caching DNS membantu mempercepat respons DNS di tingkat mana pun. Permintaan yang tidak terselesaikan dari cache diteruskan ke server asli untuk diselesaikan.

Kesimpulan

DNS adalah komponen yang sangat penting dari Internet yang menyediakan pemetaan nama ke IP untuk setiap sumber daya Internet. Ini memungkinkan anda untuk mengakses komputer atau situs web dengan menggunakan nama domain mereka, tanpa harus mengingat alamat IP mereka. Ini berarti bahwa tanpa sistem DNS, mengakses internet akan sangat sulit atau tidak memungkin. ISP atau router Rumah anda secara otomatis memberi anda alamat server DNS, tetapi jika anda memiliki masalah keamanan, anda dapat menggunakan layanan DNS yang difilter seperti Open atau Google DNS. Semoga bermanfaat. Terimakasih Wassalamualaikum.
Penulis : MasPutro.com

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama